Welkom semester TUJUH…

26 08 2009

YAk,semester demi semester telah kita lewati bareng, nggak kerasa udah mendekati akhir jatah kita kuliah. Gimana yak nanti semster tujuh????

together

Kuliah udah pada jalan sendiri-sendiri yak…

yang udah pinter mah ngebut cari KP, palah ada yang udah nyrempet TA, mantap dah. Yang masih pas-pasan bingung maw ngulang apa, yang masi kurang kesempatan kuliah bareng anak-anak baru. Seru….

Cerita-cerita seru selama 6 semester bareng udah mulai dikumpul kumpulin biar bisa dijadiin cerita buat yang baru maw nulis sejarahnya di Teknik Sipil.

Jadi inget gimana waktu introweek dulu, gimana rasanya orang-orang yang baru kenal dipaksa kerja bareng. Trus rasanya digetok ma tugas CAD n Fisdas yang bikin stress, rasanya uda maw keluar dari sipil dah. Lalu dateng statika dll di semster dua, waah nambah gila itu tugas.

Banyak yang ngomong Selamat tinggal TEKNIK SIPIL kayaknya…

Tapi ternyata, setelah masuk semester3,masih lengkap aja formasi 2006. Dan dengan gagah kita hadapi bareng mekban,  JeEr, Beton dan yang terkhir Irba ma Baja. Huah pokoknya mantap banget.

Apa semester 7 kebersamaan itu masih bisa dirasain ya???

Bisa nggak ya ketawa ketiwi kayak kemaren?nongkrong di teras sampe diomelin Pak Bambang????

Pren,

buat yang mau KP, sukses dah KP-nya,

yang mau TA cepet cepet aja lulus..

yang udah keterima kerja, makan-makan dumz…

yang masih aja ngulang, semangat dah, kita tungguin n dibantu doa aja…

tapi koq nggak ada yang mau nikah ya????kasian amat…

Tuh banyak anak baru, mulai milih aja dari sekarang..

Hahaha…

Sukses buat semua…

Dari

PAk Admin ganteng





64

14 08 2009

merah-putih-di-puncak

Nggak terasa, kemerdekaan udah kita nikmati selama 64 tahun. Banyak sudah karya-karya monumental yang membanggakan bangsa Indonesia. Selama lebih dari enam dekade, pembangunan infrastruktur juga telah mengiringi perjalanan bangsa ini mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Dalam perjalanannya mengiringi bangsa ini, pembangunan infrastruktur tak dapat dilepaskan begitu saja dari usaha membuat bangsa ini disejajarkan dengan bangsa lain. Pada awal masa kemerdekaan, dapat dilihat bagaimana perjuangan seorang Ir. Soekarno yang seorang insinyur untuk menunjukkan bahwa kita mampu mengelola sebuah negara. Pembangunan Bangunan-bangunan bernilai prestige seperti Stadion Utama Senayan (GBK saat ini), Monumen Nasional, Hotel Indonesia seolah menjadi bukti penguasaan pengetahuan anak bangsa saat itu tidak bisa dianggap remeh. Kemudian secara berurutan muncullah bangunan-bangunan hebat yang menjadi kebanggaan kita. Masjid istiqlal, Gedung DPR-MPR, menara BNI, Bendungan bendungan besar, Pembangkit Energi dan sarana prasarana transportasi yang menghubungkan antar wilayah. Dan yang paling terakhir adalah pembangunan jembatan Suramadu yang monumental, yang menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia mampu di tengah keraguan dunai akan kemampuan bangsa ini bertahan.

Dengan berbagai kesuksesan yang sudah dilewati, kemudian mimpi-mimpi untuk mewujudkan sesuatu yang lebih bukan lagi menjadi sesuatu yang mustahil. Jembatan Selat Sunda, Menara Jakarta adalah proyek prestisius selanjutnya yang menunggu untuk diselesaikan oleh penerus-penerus Ir. Sutami, Prof. Sudyatmo, Prof. Rosseno.

Rooseno

Melambai-lambai, nyiur di pantai…

Berbisik-bisik, raja kelana….

Memuja Pulau, nan indah permai…

Tanah Airku…

INDONESIA….


(Rayuan Pulau Kelapa)

Sutami

Dirgahayu Indonesiaku…….





Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan

6 08 2009

ramadhan

1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani) Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad). Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.

4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]

ramadan2009

6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.

7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan: · buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur. · membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. (Disadur dari artikel kiriman seorang sahabat)





Self Compacting Concrete

4 08 2009

Beton memadat mandiri (self compacting concrete, SCC) adalah beton yang mampu mengalir sendiri yang dapat dicetak pada bekisting dengan tingkat penggunaan alat pemadat yang sangat sedikit atau bahkan tidak dipadatkan sama sekali.Beton ini dicampur memanfaatkan pengaturan ukuran agregat, porsi agregat dan van admixture superplastiziser untuk mencapai kekentalan khusus yang memungkinkannya mengalir sendiri tanpa bantuan alat pemadat.Sekali dituang ke dalam cetakan, beton ini akan mengalir sendiri mengisi semua ruang mengikuti prinsip grafitasi,termasuk pada pengecoran beton dengan tulangan pembesian yang Sangat rapat.Beton ini aka mengalir ke semua celah di tempat pengecoran dengan memanfaatkan berat sendiri campuran beton Ladwing, II – M.,Woise,F.,Hemrich, W . and Ehrlich, N . (2001).

cdf1

Beton memadat mandiri pertama kali dikembangkan di jepang pada tahun 1990-an sebagai upaya untuk mengatasi persoalan pengecoran komponen gedung artistik dengan bentuk geometri tergolong rumit bila dilakukan pengecoran beton normal.Riset temtang beton memadat mandiri masih terus dilakukan hingga sekarang dengan banyak aspek kajian, misalnya ketahanan (durability),permeabilitas dan kuat tekan (compressive strength).Kekuatan tekan beton kering 102 Mpa sudah dapat dicapai karena penggunaan admixture superplastiziser yang memungkinkan npenuruna rasio air-semen (w/c) hingga nilai w/c = 0,3 atau lebih kecil.Juvas (2004).

Mekanisme Pengaliran Beton Memadat Mandiri

Menurut Hela dan Hubertova (2006) kemampuan mengalir dengan tingkat ketahanan terhadap segregasi yang tinggi pada beton memadat mandiri disebabkan oleh dua resep kunci sebagai berikut :

a. Penggunaan superplastiziser yang memadai dengan sangat ketat mengatur komposisi agregat pada campuran.

b.   Rasio air-semen (w/c-ratio) yang rendah dengan mengendalikan volume agregat yang dikombinasikan denhan agregat pengisi 0,125 mm menyebabkan campuran beton ini tidak mudah mengalami segregasi.

Pada komposisi campuran beton, perbedaan utama beton memadat mandiridenganbeton konvensional adalah penggunaan porsi bahan pengisi yang cukup besar, sekitar 40 % dari volume total campuran beton.Bahan pengisi ini adalah pasir butiran halus dengan ukuran butiran maksimum (dmax ) ≤ 0,125 mm.Porsibesar bahan pengisi ini menyebabkan campuran beton cenderung berprilaku sebagai pasta.Penggunaan superplastiziser yang memadai, biasanya berbahan polycarboxylate, memungkinkan penggunaan air pada campuran dapat dikurangi, namun pengurangan pengerjaan (workability) dan kemampuan pengaliran (flowability) campuran beton dapat dijaga.

Bahan pengisi tambahan lain yang digunakan dalam penbuatan beton memadat mandiri adalah abu terbang , silica fume, terak (blastfurnace slag), metakaolin dan lain-lain.Hela dan Hubertova (2006).

precast

Beton Memadat Mandiri untuk Pembuatan Komponen Bangunan Pracetak

Kemudahan dalam hal pencetakan tidak memerlukan penggetar menjadikan beton memadat mandiri banyak dimanfaatkan dalam industri komponen pracetak.Rise, G.and Skarendahl, A. (1999).Beberapa artikel tentang penggunaan beton memadat mandiri untuk bahan beton pracetak panel dinding dan lantai bangunan ditulis oleh Tegar, Rudolf (2001),perancangan dan penbangunan gedung The Phaeno Science Center di Wolfsburg,Meyer dan Bahrie (2004),pengalaman produsen beton pracetak Consolis di Eropa menggunakan bahan beton memadatmandiri, Juvas (2004).

Menurut Rise,Grand Skarendahl, A. (1999),pada pekerjaan pembetonan struktur beton pracetak, Penggunaan beton memadat mandiri sangat berkontribusi pada penggunaan item pekerjaan dan peningkatan kecepatan kerja.Penggunaan beton memadat mandiri akan memperpendek siklus waktu pencetakan.Hal ini berarti bahwa dengan waktu kerja tertentu, tingkat produktifits dalam bentuk jumlah hasil produk akan lebih tinggi dibandingkan capaian pada sistem pembetonan normal.Keuntungan lain adalah penghematan energi yang digunakan untuk penggetar dan penghilangan suara bising yang memungkinkan perbaikan suasana lingkungan pekerjaan proyek.

Serat Meningkatkan Kinerja Beton

Penambahan serat kedalam beton akan meningkatkan kuat tarik beton yang umumnya sangat rendah.Pertambahan kuat tarik akan memperbaiki kinerja komposit beton serat dengan kualitas yang lebih bagus dibandingkan dengan beton konvensional.

Lebih rinci, keuntungan penambahan serat pada beton adalah: pertama,serat terdistribusi secara acak di dalam beton pada jarak yang relatif sangat dekat satu dengan yang lainnya.Hal ini akan memberi tahanan terhadap tegangan berimbang ke segala arah dan memberi keuntungan material struktur yang disiapkan untuk menahan beban dari berbagai arah.Kedua, perbaikan perilaku deformasi seperti ketahanan terhadap impak, daktilitas yang lebih besar, kuat lentur dan kapasitas torsi yang lebih baik.Ketiga,serat meningkatkan ketahanan beton terhadap formasi dan pembentukan retak.Keempat,peningkatan ketahanan pengelupasan {spalling}dan retak pada selimut beton akan membantu pada penghambatan korosi besi tulangan dari serangan kondisi lingkungan yang berpotensi korosi.Penggunaan serat sintetik akan meningkatkan ketahanan material beton terhadap bahan api.Secara umum semua keuntungan tersebut akan berarti peningkatan ketahanan struktur bangunan.Imam,M {1997}.

Jenis Serat

Steel_Fiber_For_Concrete

Sejumlah laporan riset dan penggunan praktis beton serat menunjukkan bahwa untuk peningkatan kemampuan kontruksi umumnya digunakan serat baja berukuran makro dengan panjang sekitar 2 cm atau lebih.Penggunana serat baja modern dengan berbagai bentuk ;permukaan kasar ujung berangkuar,bergelombang dan beberapa bentuk lain terbukti sangat efektif meningkatkan kemampuan lentur,duktilitas ketahanan menahan retak,ketahanan torsi dan ketahanan lelah (fatigue resistance),Maidl,R B(1995) dan Ding,Y (2003).Dosis penggunaan yang umum adalah 0,25-2% takaran volume atau sekitar 20-50 kg serat baja per meter kubik produksi beton.

Serat sintetik adalah serat buatan yang diperoleh dari pengembangan produk petrokimia dan industri tekstil.Material ini di kenal dalam banyak jenis seperti acrylic,aramid,carbon,nylon,polyethilene,polypropylene.Serat sintetik umumnya cocok digunakan untuk ketahaan terhadap retak,khususnya di umur dini ,Braunch,J et.al{2002}.Dosis penggunaan serat sintetik beragam dari 0.1% hingga 0,8% takaran volume.

Serat kaca (glass fibre) banyak juga digunakan pada pekerjaan beton pada pencampuran biasa atau beton semprot (shotcrete).Serat kaca banyak dimanfaatkan untuk pembuatan pipa ,lembaran asbes dan sejumlah produk beton pracetak.Keunggulan serat gelas adalah sifat alkali resistent yang terksdang menjadi persoalan pada serat baja.Dosis penggunaan serat kaca adalah sekitar maksimum 5 % takaran volume atau sekitar 1-1,5 kg serat kaca per meter kubik beton.

Selain itu ,serat alami yang diperoleh dari tumbuhan atau hewan.Jenis yang biasa dikenal adalah ijuk,sabut kelapa, tempurung kelapa ,bambu,jute,kayu,bulu binatang dll.Jenis serat ini banyak digunakandi negara berkembang karena harganya murah.

Muh. Syarif, Muh. Agus F. & Kunto A.

JTS FT UNS





Siapkah Jalur Mudik 2009???

26 07 2009

Dari panjang jalan sekitar 8.000 km pada jalur utama yang akan digunakan arus mudik lebaran dan 3.000 km jalur alternatif, masih terdapat seksi-seksi jalan yang saat ini tengah direhabilitasi dan direkonstruksi. Namun H-10, jalur-jalur tersebut sudah dapat digunakan oleh para pemudik. Demikian disampaikan Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak dalam Kabinet Indonesia Bersatu di TVRI, Kamis (23/7) bersama Direktur Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Djoko Susilo.

http://www.pu.go.id/

Masalah tahunan yaitu mudik Lebaran kayaknya udah jadi masalah transportasi yang sangat ruwet di Indonesia. Setiap tahun menjelang mudik, pasti Jalur-jalur Mudik selalu jadi perhatian. Terutama Pantura.

800px-Kyiv_traffic_jam

Kenapa selalu Pantura yang jadi andalan???

Pengalihan dan pengenalan jalur2 alternatif kayaknya tidak berdampak banyak ke Jalur Pantura, kemacetan tetap saja terjadi. Jalur Selatan yang diharapkan mampu mengalihkan juga belum jelas kelanjutannya.

Nampaknya kurang seriusnya menyiapkan jalur alternatif menjadi kendala utama mengapa Pantura tetap jadi pilihan utama untuk mudik.

Kualitas jalan yang tidak sebaik jalan di Pantura, Fasilitas jalan seperti Pom Bensin, tempat beristirahat, juga sangat kurang. Apalagi ditambah dengan pengamanan di jalur alternatif yang dinilai masih kurang membuat jalur alternatif kalah pamor dibandingkan Pantura.

Peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan jalur alternatif dirasa jadi solusi jangka panjang yang tepat buat mengurai masalah yang terjadi di Pantura. Pembuatan jalur khusus, sehingga pantura tidak disesaki semua kendaraan, peningkatan kualitas jalan, pengalihan jalur untuk kendaraan tertentu, pelebaran jalan, dan penambahan ruas-ruas baru yang lebih mudah diakses secara teknis dapat menambah kapasitas jalur alternatif.

Namun jika dana yang menjadi lalasan, mungkin penerapan manajemen transportasi yang berbeda bisa menjadi solusi yang sedikit hemat.

Peningkatan kualitas keamanan, pembuatan peta2 jalur alternatif dan men-digitalisasi-nya sehingga dapat diakses lewat GPS, sosialisasi jalur alternatif adalah beberapa yang bisa diterapkan.

Pelibatan masyarakat dalam peningkatan kualitas ini juga menjadi hal yang efektif untuk menarik pengguna PAntura untuk sedikit beralih ke jalur alternatif. Disini peran serta Pemda sangat diperlukan, membangkitkan kesadaran masyarakat tentang potensi jalur alternatif akan membawa masyakakat untuk membaut fasilitas2 seperti rumah makan, tempat istirahat  tempat rekreasi dengan sendirinya, Peran aktif Pemda untuk mengembangkan potensi wisata yang ada juga dapat dijadikan pemicu untuk menggerakkan roda ekonomi di sekitar jalur alternatif, dan yang terakhir koordinasi antar stakeholder agar manajemen yang diterapkan tidak benrjalan sepotong-sepotong sehingga jalur alternatif menjadi satu jaringan tersendiri yang mampu mengimbangi pantura.

Seperti ROUTE 66 di Amerika yang walaupun bukan lagi menjadi jalur utama, namun tetap eksis sebagai jalur wisata dengan pemandangan yang ditawarkan.

CaliforniaRoute66

Semoga bisa jadi pertimbangan untuk pihak yang berwenang menangani Transportasi saat mudik agar banyaknya masalah saat mudik bisa diminimalisir.

Nuwun

Dheenz





Bisa nggak ya???

14 07 2009

suramadu

Kesuksesan pembangunan Jembatan Suramadu yang monumental membuat pembahasan mengenai pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) kembali menghangat. Jembatan yang kabarnya bakal menjadi salah satu jembatan terpanjang di Asia Tenggara adalah sebuah mega proyek ambisius yang  sudah direncanakan dalam tata ruang nasional.

Telah terbukti bahwa Engineer Indonesia mampu menghasilkan bangunan konstruksi tingkat tinggi -dalam hal ini jembatan- Jembatan Sungai Barelang, Jembatan Grand Wisata, Jembatan Pasupati dan tentu saja Jembatan Suramadu. Namun, satu hal yang menurut saya masih menjadi kelemahan bangsa Indonesia.

barelang

Satu pertanyaan besar, apakah kita mampu merawatnya agar umurnya sesuai umur rencana???

grand wisata

Melihat dari proyek jembtan teknologi tinggi di luar negeri, selain proses konstruksi yang baik, manajemen perawatan yang diterapkan juga baik.

Pada Golden Gate Bridge, pengecatan rutin dan cheking kabel dilakukan secara hati2 dan sesuai prosedur. Pada Jembatan Millau Viaduct, pemantauan terhadap pengguna jembatan dilakukan dengan sangat ketat sehingga jika ada pengendara yang berhenti di tengah jembatan, pengelola akan segera mengirim petugas untuk memperingatkan. Pengelola juga tidak setengah-setengah dalam menjadikan Jembatan-jembatan ini sebuah tempat tujuan wisata. Pengembangan kawasan di sekitar jembatan2 monumental ini sangat mendukung dalam perkembangannya sebagai tujuan wisata.

millau viaduct

Apakah dengan manajemen pengelolaan yang ada saat ini, kita mampu menjaga jika JSS benar-benar dibangun nanti???bukannya skeptis atau apa, berkaca dari Suramadu, baru beberapa saat dibuka, banyak kelngkapan jembatan yang sudah hilang, belum lagi peralatan penting seperti SHMS yang belum terpasang. Jika terwujud, JSS akan menjadi jembatan yang membutuhkan keseriusan pengelolaan megingat betapa mahal investasi dan rumitnyakeadaan alam yang harus dihadapi. SDM dan sistem yang ada harus benar-benar siap.  Rasanya kita harus banyak belajar dari negara lain dalam hal merawat infrastruktur.

pasupati

Maju terus Dunia konstruksi INDONESIA!!!!

NUWUN

dheenz.





Rahasia di Balik Borobudur dan Prambanan

23 03 2009

Solo, 22 Maret 2009

Satu paket dengan acara 1st International Conference on Rehabilitation and Maintenance in Civil Engineering, hari minggu kita diajak ke Borobudur dan Prambanan untuk melihat prosoes rehabilitasi bangunan di sana…
kabar yang saya denger, kemampuan reabilitasi bangunan kita lebih baik daripada thailand…..

Acaa pertama kita ke Prambanan dulu, disana kita jadi tamu VIP karena kita boleh masuk ke area terlarang yang nggak boleh sembarang pengunjng masuk. Disana kita diberitahu tentang tahap2 rehabilitasi yang sudah dan akan dilakuka.
Yang sudah dilakukan adalah pembesaran dan perkuatan kolom di beberapa candi, sementara di salah satu candi sedang dilakukan analisis kekuatan pondasinya…

Karena beberapa bagian dari dalam candi dibuka, ada sesuatu yang membuat saya tertarik…

Saat saya tanyakan ne pengelola, saya kagum, ternyata nenek moyang kita udah mengnal teknologi konstruksi yang canggih..
dari sistem drainase asli candi, dan struktur candi yang membuat saya heran, kok bisa????

pertama, saya tahu kenapa candi2 banyak yang ggak hancur saat “digoyang” gempa…
Ternyata sistem penguncian di kedua candi itu keren.

Bentuk yang asimetris pada susunan batu horisontal maupun vertikal menghasilkan struktur yag saling mengunci satu sama lain.
Selain itu, terdapat NAT ataupun tonjolan dan cekungan yang berguna sebagai pengunci.
Pada bagian ornamen, NAT horisontal lebih banyak digunakan karena tidak merusak bentuk ornamen yang ter-ekspos.
Untuk struktur yang tinggi dan panjang, digunakan kombinasi NAT horisontal dan vertikal.
Untuk bagian yang solid, seperti pondasi, lebih banyak digunakan susunan batu asimetris. sedangkan pengunci banyak digunakan pada lantai dan struktur yang menggantung.
pengunci
Gambar Pengunci

natnat

asimetrisasimetris

naah, bisa dibayangin to kalo orang dulu ternyata udah punya ilmu terknik yang tinggi????

makanya, harus bangga sama budaya kita sendiri….

Hanya sekedar berbagi, nuwun

Dheenz