64

14 08 2009

merah-putih-di-puncak

Nggak terasa, kemerdekaan udah kita nikmati selama 64 tahun. Banyak sudah karya-karya monumental yang membanggakan bangsa Indonesia. Selama lebih dari enam dekade, pembangunan infrastruktur juga telah mengiringi perjalanan bangsa ini mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Dalam perjalanannya mengiringi bangsa ini, pembangunan infrastruktur tak dapat dilepaskan begitu saja dari usaha membuat bangsa ini disejajarkan dengan bangsa lain. Pada awal masa kemerdekaan, dapat dilihat bagaimana perjuangan seorang Ir. Soekarno yang seorang insinyur untuk menunjukkan bahwa kita mampu mengelola sebuah negara. Pembangunan Bangunan-bangunan bernilai prestige seperti Stadion Utama Senayan (GBK saat ini), Monumen Nasional, Hotel Indonesia seolah menjadi bukti penguasaan pengetahuan anak bangsa saat itu tidak bisa dianggap remeh. Kemudian secara berurutan muncullah bangunan-bangunan hebat yang menjadi kebanggaan kita. Masjid istiqlal, Gedung DPR-MPR, menara BNI, Bendungan bendungan besar, Pembangkit Energi dan sarana prasarana transportasi yang menghubungkan antar wilayah. Dan yang paling terakhir adalah pembangunan jembatan Suramadu yang monumental, yang menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia mampu di tengah keraguan dunai akan kemampuan bangsa ini bertahan.

Dengan berbagai kesuksesan yang sudah dilewati, kemudian mimpi-mimpi untuk mewujudkan sesuatu yang lebih bukan lagi menjadi sesuatu yang mustahil. Jembatan Selat Sunda, Menara Jakarta adalah proyek prestisius selanjutnya yang menunggu untuk diselesaikan oleh penerus-penerus Ir. Sutami, Prof. Sudyatmo, Prof. Rosseno.

Rooseno

Melambai-lambai, nyiur di pantai…

Berbisik-bisik, raja kelana….

Memuja Pulau, nan indah permai…

Tanah Airku…

INDONESIA….


(Rayuan Pulau Kelapa)

Sutami

Dirgahayu Indonesiaku…….

Iklan