Rahasia di Balik Borobudur dan Prambanan

23 03 2009

Solo, 22 Maret 2009

Satu paket dengan acara 1st International Conference on Rehabilitation and Maintenance in Civil Engineering, hari minggu kita diajak ke Borobudur dan Prambanan untuk melihat prosoes rehabilitasi bangunan di sana…
kabar yang saya denger, kemampuan reabilitasi bangunan kita lebih baik daripada thailand…..

Acaa pertama kita ke Prambanan dulu, disana kita jadi tamu VIP karena kita boleh masuk ke area terlarang yang nggak boleh sembarang pengunjng masuk. Disana kita diberitahu tentang tahap2 rehabilitasi yang sudah dan akan dilakuka.
Yang sudah dilakukan adalah pembesaran dan perkuatan kolom di beberapa candi, sementara di salah satu candi sedang dilakukan analisis kekuatan pondasinya…

Karena beberapa bagian dari dalam candi dibuka, ada sesuatu yang membuat saya tertarik…

Saat saya tanyakan ne pengelola, saya kagum, ternyata nenek moyang kita udah mengnal teknologi konstruksi yang canggih..
dari sistem drainase asli candi, dan struktur candi yang membuat saya heran, kok bisa????

pertama, saya tahu kenapa candi2 banyak yang ggak hancur saat “digoyang” gempa…
Ternyata sistem penguncian di kedua candi itu keren.

Bentuk yang asimetris pada susunan batu horisontal maupun vertikal menghasilkan struktur yag saling mengunci satu sama lain.
Selain itu, terdapat NAT ataupun tonjolan dan cekungan yang berguna sebagai pengunci.
Pada bagian ornamen, NAT horisontal lebih banyak digunakan karena tidak merusak bentuk ornamen yang ter-ekspos.
Untuk struktur yang tinggi dan panjang, digunakan kombinasi NAT horisontal dan vertikal.
Untuk bagian yang solid, seperti pondasi, lebih banyak digunakan susunan batu asimetris. sedangkan pengunci banyak digunakan pada lantai dan struktur yang menggantung.
pengunci
Gambar Pengunci

natnat

asimetrisasimetris

naah, bisa dibayangin to kalo orang dulu ternyata udah punya ilmu terknik yang tinggi????

makanya, harus bangga sama budaya kita sendiri….

Hanya sekedar berbagi, nuwun

Dheenz

Iklan




Jalan Raya Sragen-Ngawi

16 03 2009

Rabu, 12 April 2009

Saya bersama tiga teman berangkat unutk melakukan survey daerah rawan kecelakaan di Mantingan-Ngawi. Saya berangkat bersanma beberapa orang dari ITB dan Dosen UNS yang sedang kuliah S3 di ITB.

Berbekal satu set alat POWERSET untuk mengukur tanah, kami ditugasi untuk mengamati dua buah tikungan yang rawan kecelakaan di daerah mantingan. Tikungan pertama beraa di km 214 dan tikungan kedua berada di km 192.

Sebagai orang sipil, yang pertama kami amati tentu saja keaaan jalan.

Sebagai jalan utama Solo-Surabaya, keadaan jalan ini sungguh tidak layak jika dijadikan jalur utama. Dengan lebar rat-rata hanya7m, jalan ini dilewati oleh kendaraan2 besar yang mengangkut bawaan yang berat.

Belum lagi kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang. Sepanjang kitra2 20km, kondisi jalan sungguh sangat membahayakan. Apalagi di beberapa tikungan langsung berpotongan dengan jembatan, terdapat pertigaan di tikungan, dan jalur yang menyempit. Parahnya, lapisan aspal di jembatan banyak yang terkelupas, sehingga sangat berbahaya karena tidak terlihat ari tikungan.

Hal ini terbukti, karena saat kami sedang melakukan survey, sebuah truk tanpa muatan jatuh kedalam sungai dan menewaskan pengemudinya.

Lalu kecepatan rata2 kendaraan yang melewati jalan juga na’uzubillah. dengan kondisi jalan yang sepi, di tangah hutan. kendaraan memacu kecepatan dengan sangat tinggi walaupun memasuki tikungan, terutama yang selama ini sudah kita kenal yaitu Sumber Koncono…

Wajar saja jika angka kecelakaan di daerah ini sangat tinggi. Dengan kombinasi antara jalan sempit, jalan bergelombang, aspal yang mengelupas, kecepatan tinggi, hambatan pada tikungan sudah pasti menjadi faktor utama yang menebabkannya.

Semoga data survey yang kami peroleh dapat dijadikan acuan bagi pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan di sana dan di Indonesia secara keseluruhan..

amiiinnn..

“hanya sekedar berbagi pengalaman”

nuwun

dheenz





Selamat Telah menjadi ST….he3

5 03 2009

Selamat.,…

itu kata pertama yang bisa aku ucapkan ….

buat mas2..mbak2…2004 yang telah menjadi ST..he3

kapan y kita2 bisa menyusul…=)

doakan kita2 y mas, mbak..

semoga cepet lulus..Amieeennnn