Selasa 14 Januari 2009
Berkunjung ke Suramadu buat pertamakali sungguh mengesankan…
nggak cuma dijelaskan lewat presentasi, tapi juga liat langsung gimana sih betuk aslinya tu jembatan yang panjangnyal ebih dari 5km.
sampe sana kita kaget juga, ternyata di akses jalan pendekat masih ada rumah yang berdiri di tegah jalan yang menandakan pembebasan tanah belum beres. Tapi kata bapaknya, ” Lusa ( rabu-red-), semua bangunan itu sudah direlokasi!”
Sampai di kantor Suramadu, seperti biasa, Pelaksana kerja menjelaskan tentang teknis Suramadu, kita nggak begitu tertarik karena udah pengen liat langsung jembatannya.
Selesai presentasi, kita diantar oleh Bis menuju akhir dari causeway sisi Surabaya sampai P36. Di akhir causeway kita dihadapkan sama pembangunan approach bridge yang belum selesai. Pada causeway masih dipakai Prestressed Concrete Girder, tapi nanti di bagian approach bridge dipakai steelbox girder. Karena itulah pada bagian sambungannya digunakan V pier yang menjadi bagian transisi antara Beton dan Baja.
Bagian Pylon udah mendekati selesai, dan kemarin dapt cerita membanggakan dari Pak Tri ( Suramadu ) kalo satu2nya wanita yang bisa naik ke atas Pylon cuma dari UNS lowh…
Itu kakak2 2005 yang kemarin KP di Suramadu.
Suramadu dikerjakan oleh Indonesia Consorsium, gabungan dari beberapa kontraktor besar. JadiĀ tiang2 jembatan dikerjakan bukan oleh satu kontraktor saja. Terus dalam satu tiang ditangani oleh satu manajer. Kebayang kan berapa manajer yang terlibat????
Di tengah jembatan anginnya gede banget, nggak kebayang kalo naek motor lewat jembatan itu, bisa ” kabur” kali yak????
Hehehe…
Nuwun
Sedikit Cerita dari SURAMADU
Admin ; Dheenz




komentar pengunjung